,

Ahmad Alimuddin: Konflik Suriah dan Indonesia itu jauh langit dan bumi

Ahmad Alimuddin: Konflik Suriah dan Indonesia itu jauh langit dan bumi

Beredarnya beberapa berita di media-media nasional yang menyebutkan bahwa apa yang terjadi di Indonesia hari ini adalah upaya dan bentuk menjadikan Indonesia seperti Suriah membuat beberapa pihak ikut bersuara. Salah satu yang getol berkomentar soal tersebut adalah Jubir Partai Solidaritas Indonesia, Guntur Romli dan Ketua Umum PSI, Grace Natalie.

Dalam sebuah kesempatan, Ketua KAMIBERANI, Ahmad Alimuddin, menjelaskan tentang konflik yang terjadi di negeri Suriah tersebut. Menurutnya, kejadian atau konflik yang terjadi di Suriah adalah konflik politik dan krisis ekonomi.

"Melihat konteks Suriah dalam tatanan hidup berbangsa dan bernegara di Indonesia, menurut saya cukup jauh seperti langit dan bumi jika pandangannya Indonesia akan seperti Suriah. Meski salah satu indikator yang menyebabkan konflik di negara tersebut adalah agama. Namun ada hal yang tidak di pahami oleh sebagian besar orang bahwa hal utama yang menyebabkan Suriah menjadi seperti sekarang ini adalah isu politik dan krisis ekonomi. Bukan agama." Katanya.

Alim -sapaan akrab- menambahkan bahwa jauh sebelum konflik berkepanjangan terjadi di Suriah dimulai, banyak orang Suriah mengeluh soal tingginya tingkat pengangguran, korupsi yang meluas, kurangnya kebebasan politik dan represi negara di bawah Presiden Bashar al-Assad yang berkuasa di Suriah sejak tahun 2000 menggantikan ayahnya, Hafez Al-Assad.

"Presiden Basyar Al-Assad itu berkuasa sejak tahun 2000 menggantikan ayahnya. Selama dia menjabat, orang-orang di Suriah sana mengeluhkan tingginya tingkat pengangguran, korupsi pejabat, kebebasan berpolitik, dan isu-isu lain. Sekali lagi bukan isu agama." Tambahnya.

Selain itu, Alim menegaskan bahwa jangan sampai masyarakat tidak terlalu gampang percaya pada apa yang dikatakan politisi. Cari sendiri kebenaran sesuatu agar masyarakat tidak terjebak dalam konflik horizontal.

"Kita (masyarakat) semua tidak boleh langsung percaya pada statemen politisi. Jangan mau dibodohi. Kita sudah cerdas dan kita harus cari sendiri kebenaran. Karena pandangan yang disampaikan oleh beberapa pihak adalah cara berpikir yang dangkal." Pungkasnya.

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *